Kenali Bentuk-bentuk Perselingkuhan dan Hukumnya Menurut Islam (2)
Ilustrasi pasangan selingkuh
= Hukum Perselingkuhan Dalam Islam =
Perselingkuhan adalah perbuatan yang menjurus pada perzinahan dan bisa dikatakan perselingkuhan adalah perbuatan zina yang dilakukan secara berulang kali oleh pelaku.
Perselingkuhan bisa dipastikan menjadi cara seseorang lebih cepat masuk ke dalam api neraka, jika tidak segera bertaubat serta menjalankan amalan penghapus dosa zina.
Ini sudah menjadi akibat yang pastinya harus ditanggung para pria atau wanita yang berselingkuh.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW berkata jika pada sebuah mimpi-Nya, ia melihat hukuman yang akan diberikan Allah SWT pada pelaku zina,
“Kemudian kami berlalu dan sampai ke sebuah bangunan seperti tungku pembakaran. Perawi hadits berkata, “sepertinya beliau juga bersabda, ‘tiba tiba aku mendengar suara gaduh dan teriakan’.
Beliau lalu melanjutkan, ‘kemudian aku menengoknya, kemudian mendapati di dalamnya ada laki laki dan perempuan yang telanjang.
Tiba tiba mereka didatangi nyala api di bawah mereka, dan berteriak teriak.” Nabi bersabda, ‘Aku bertanya (kepada malaikat Jibril dan Mika’il), siapa mereka?’
Jawab keduanya, ‘laki laki dan perempuan yang ada di tungku pembakaran, mereka adalah para pezina.’” (HR.Bukhari)
Perselingkuhan adalah perbuatan curang, penyelewengan dan juga pengkhianatan yang dilakukan seseorang pada pasangannya.
Pada dasarnya, semua pengkhianatan, kecurangan dan juga penyelewengan merupakan perbuatan yang dilarang dalam agama Islam dan berikut ini adalah beberapa ayat serta hadits dari firman Allah SWT.
An-nur:4, Allah SWT berfirman,
“dan orang –orang yang menuduh para wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera.”
An-Nur/24:2, “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kamu kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.”
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat”.
Dan katakanlah kepada wanita yang beriman:
“Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya”. An-Nur/24: 30-31
Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah Menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka. An-Nur/24: 31
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin:
“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. [al-Ahzab/33: 59]
= Akibat Perselingkuhan Menurut Islam =
Berikut ini terdapat beberapa akibat dari perselingkuhan dalam agama Islam, antara lain:
1. Akibat Perselingkuhan di Dunia
Akibat atau hukuman yang dilakukan untuk menebus dosa yang tak terampuni yakni zina dengan melakukan perselingkuhan adalah sangat berat, yakni dengan dilempari batu sampai orang tersebut mati.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Ambillah dariku, ambillah dariku! Allah telah menjadikan bagi mereka jalan keluar. (jika berzina) perejaka dengan gadis (maka hadnya) dicambuk seratus kali dan diasingkan setahun. (Apabila berzina) dua orang yang sudah menikah (maka hadnya) dicambuk seratus kali dan dirajam.”
Apabila perselingkuhan suami diketahui istri atau sebaliknya, maka kemungkinan yang terjadi adalah saling mula’anah atau saling melaknat antara suami dan istri tersebut yang akhirnya akan menggoyahkan pernikahan dan tidak ada rujuk.
Dan orang-orang yang menuduh istrinya (berzina), Padahal mereka tidak ada mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri.
Maka persaksian orang itu ialah empat kali bersumpah dengan nama Allah, Sesungguhnya Dia adalah Termasuk orang-orang yang benar.
Dan juga sumpah kelima jika la’nat Allah atasnya dan bahwa orang tersebut masuk ke dalam golongan orang berdusta.
Istri akan dihindarkan dari hukuman oleh sumpahnya sebanyak empat kali atas nama Allah dan sesungguhnya suaminya benar benar masuk dalam golongan orang dusta.
Janganlah kamu masuk menemui wanita-wanita (yang bukan mahram)! Seorang laki-laki bertanya:
“Bagaimana tentang kerabat suami?”
Nabi menjawab: “Kerabat suami (jika berduaan dengan wanita itu menyebabkan kehancuran seperti) kematian”.
[HR. Bukhari dan Muslim]
Nabi bersabda:
“Seorang wanita tidak boleh melakukan safar kecuali bersama mahramnya, dan seorang laki-laki tidak boleh masuk menemui wanita kecuali kalau ada mahram yang menemani wanita itu”.
Lalu salah seorang laki-laki berkata :
“Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya berkehendak keluar dalam tentara ini dan itu, sedangkan istriku berniat melakukan ibadah haji”. Maka Nabi bersabda:
“Keluarlah engkau (berhaji) bersama istrimu!”.
[HR. Bukhari, no. 1862; Muslim, no. 1341]
Segi Sosial
Dilihat dari segi sosial sudah terbukti jika perselingkuhan bisa berujung pada kehancuran yang disebabkan karena perselingkuhan dalam rumah tangga dan akhirnya anak anak akan merasakan dampak buruk yang ditimbulkan dari perselingkuhan dimana anak yang tidak bersalah menjadi korban.
Segi Kesehatan
Dari segi kesehatan, perselingkuhan akan mengakibatkan risiko yang jauh lebih tinggi terhadap sakit kepala atau dikenal dengan nama aneurisma dan ini membuktikan jika perselingkuhan akan menimbulkan tekanan atau stres bagi pelakunya.

Komentar
Posting Komentar