Kenali Bentuk-bentuk Perselingkuhan dan Hukumnya Menurut Islam (1)

 Ilustrasi pasangan selingkuh 

BANGKAPOS.COM--Hubungan dalam ikatan pernikahan harus dipertahankan dengan baik, sehingga butuh perjuangan dan juga pengorbanan besar.

Untuk mewujudkan rumah tangga menurut Islam yang baik ataupun sebuah hubungan khususnya dalam permasalahan selingkuh.

Dikutip dari situs dalamislam, menyebutkan bagi orang yang berkata jika selingkuh adalah hal indah, pada kenyataannya hanya dirasakan pada orang yang menjalani perselingkuhan tersebut.

Namun bagi pasangan yang sudah dikhianati, maka hanya akan merasa sakit hati dan menderita akibat pasangan yang berselingkuh tersebut.

Untuk penjelasan mengenai dasar hukum Islam mengenai perselingkuhan yang dilihat dari fungsi agama selengkapnya, bisa anda temukan jawabannya pada ulasan yang akan kami berikan berikut ini.

Arti Selingkuh Dalam Islam

Jika dilihat secara garis besar, maka selingkuh memiliki arti menyimpan atau menyembunyikan sesuatu hal hanya demi kepentingan sendiri dan tidak diberitahukan pada pasangan.

Seseorang yang berselingkuh biasanya akan memperlihatkan tanda orang berbohong dari psikologi dan juga fisiknya.

Selingkuh atau zina dalam Islam dikenal dengan nama al khianah az zaujiyyah yang berarti, seseorang yang sudah berpaling pada orang yang bukan menjadi pasangannya.

Selingkuh dalam Islam memiliki arti berkhianat, dan tidak memegang amanat yang sudah diberikan pada pasangannya untuk setia.

Dalil Perselingkuhan Dalam Islam

Meskipun perzinahan tidak dilakukan secara fisik, perselingkuhan dan juga perzinahan juga bisa dilakukan secara hati.

Seseorang yang tidak mengerti tentang cara menjaga kesehatan hati, serta pandangan mata sangat mudah terhanyut dalam hal tersebut.

Khususnya jika sudah melibatkan fisik dalam perselingkuhan tersebut dan ini sudah jelas mengartikan jika itu adalah zina.

Dalam hal ini, ada beberapa dalil agama Islam yang mengulas tentang perselingkuhan.

QS. Al – Isra’ 32

Allah SWT berfirman dalam Alquran mengenai zina, “Dan janganlah kalian mendekati zina, karena sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan jalan yang buruk.”

Dari firman diatas, sudah terlihat dengan sangat jelas jika selingkuh merupakan perbuatan yang menjurus bahkan sudah sama dengan zina.

Sebagai umat muslim yang baik tentunya harus bisa menghindar dari perbuatan tersebut.

HR. Bukhari dan Muslim

Rasulullah SAW bersabda melalui hadits Abu Hurairah RA, “Sesungguhnya Allah telah menetapkan bagian dari zina untuk setiap manusia. 

Dia akan mendapatkannya dan hal itu tidak bisa dihindari.

Zina mata dengan melihat, zina lisan dengan ucapan, zina hati dengan membayangkan dan gejolak syahwat, sedangkan kemaluan akan membenarkan atau mendustakan semuanya.”

Dalam hadits kedua ini dikatakan jika beberapa ciri yang dapat memperlihatkan jika seseorang suami atau istri yang berselingkuh.

= Bentuk Perselingkuhan Dalam Islam =

Pada hadits Rasulullah SAW yang sudah ditulis diatas, ada beberapa bentuk yang bisa dikategorikan dalam bentuk selingkuh menurut Islam, yakni:

Pandangan yang haram: Melihat berbagai hal yang sudah diharamkan seperti contohnya lawan jenis yang lebih rupawan, gambar yang tidak senonoh, aurat dari lawan jenis dan berbagai hal lain.

Perbincangan yang haram: Perbincangan atau percakapan yang dilakukan dengan maksud untuk merayu atau tebar pesona serta menarik perhatian dari lawan jenis.

Pertemuan haram: Pertemuan yang dilakukan untuk bersenang senang dan juga hanya mencari kepuasan semata dan tidak dilakukan dengan pasangan sah.

Hubungan badan haram: hubungan badan atau perzinahan yang dilakukan dengan orang yang bukan pasangan sah.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan Takut, Ini Alasan Nikita Mirzani tak Mau Pamer Foto Anaknya, Terungkap Mirip 3 Pria Sekaligus?(2)

Sempat Tenar di Layar Kaca, Deretan Artis Ini Berbeda-Beda Nasib, Ada yang Sukses Jadi Dosen Muda!(1)

Dulu Jadi Penyanyi Cilik Terkenal, Siapa Sangka Begini Nasib Mantan Teman Duet Masa Kecil Agnez Mo (2)