Sukses Jadi YouTuber, Atta Halilintar Pilih Bangun Masjid daripada Rumah Mewah, Haters Bungkam (1)
Atta Halilintar
SERAMBINEWS.COM - Kesuksesan Atta Halilintar sebagai YouTuber menarik perhatian berbagai kalangan termasuk media asing.
Pemilik nama lengkap Muhammad Attamimi Halilintar telah memiliki 10 Juta lebih subscribers di YouTube.
Atas pencapaiannya itu, Atta bahkan menjadi sorotan mancanegara.
Sejumlah media asing memuat berita terkait keberhasilan pria berusia 24 tahun itu.
Mulai dari media asal Malaysia hingga Myanmar menyoroti kesuksesan Atta.
Media pertama yakni astroawani.com.
Tangkap layar pemberitaan di media asing itu lantas diunggah Atta lewat Instagram Story-nya.
Media yang berasal dari Malaysia itu memuat berita tentang keberhasilan Atta.
Selanjutnya ada Star Online yang menuliskan kesuksesan Atta sebagai Youtuber nomor satu di Asia Tenggara.
Ada pula media Myanmar, Eleven.
Hingga Yahoo Singapura juga memuat kabar terkait raja Youtuber Indonesia itu.
Kemudian ada juga seasia.co yang mencoba memperkenalkan sosok Atta Halilintar.
Juru bicara YouTube untuk Asia-Pasifik, Tu Nguyen, mengatakan bahwa Atta adalah Youtuber pertama yang mencetak sejarah di Asia Tenggara.
"Kami memang memiliki saluran YouTube lain di Asia Tenggara yang telah melampaui 10 juta pelanggan YouTube, tetapi mereka semua adalah perusahaan media,"
kata Tu Nguyen, dilansir TribunSolo.com dari seasia.co.
"Atta adalah saluran pembuat pertama yang melewati tonggak sejarah itu," imbuhnya.
Untuk merayakan keberhasilannya sebagai YouTuber terpopuler se-Asia Tenggara, Atta mewujudkan impiannya untuk membangun sebuah masjid.
Melalui vlog yang diunggah 11 Februari 2019, Atta mengungkap alasan mengapa ia lebih memilih membangun masjid terlebih dahulu ketimbang membangun rumah mewah untuk dirinya.
Bukan tanpa alasan, Atta mengaku ingin membangun masjid agar dapat dimanfaatkan banyak orang.
"Sebenarnya kalau dari nafsu manusia, aku lebih pengen bangung rumah dulu yang gede, biasanya kan anak-anak muda kebanyakan mikirnya yaudah ayo bangun rumah dulu atau beli ini beli dulu-dulu buat keluarga bla bla bla,"
"Kalo di sini aku berfikir kalau aku bangun ini (masjid) aku bisa bangun untuk tempat orang beribadah," ujarnya.

Komentar
Posting Komentar